QRIS / QR Code
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), juga didokumentasikan di sini sebagai QR Code, adalah sistem pembayaran QR standar di Indonesia. Brick QRIS / QR Code adalah alur pembayaran Terima Uang untuk bisnis yang perlu menerima pembayaran pelanggan berbasis QR melalui kode QR statis atau dinamis.
Gunakan Brick QRIS / QR Code saat bisnis Anda memerlukan pengumpulan pembayaran QR untuk checkout, tempat penjualan, faktur, konter, pasar, platform, atau alur kerja agregasi pembayaran lainnya. Brick mengirimkan pembaruan status melalui panggilan balik dan memberikan status APIs sehingga sistem Anda dapat merekonsiliasi pembayaran pelanggan.
Yang Dapat Anda Lakukan Dengan QRIS / QR Code
- Buat kode QR dinamis dengan jumlah pembayaran yang telah ditentukan sebelumnya.
- Gunakan kode QR statis untuk penerimaan pembayaran pedagang yang dapat digunakan kembali.
- Lacak status pembayaran QRIS di seluruh status pemrosesan, pembayaran, penyelesaian, masa berlaku, dan pembatalan.
- Menerima notifikasi panggilan balik ketika status transaksi berubah.
- Tambahkan informasi pelanggan opsional ke payload permintaan QR Code saat fitur diaktifkan untuk akun Anda.
Batasan Transaksi & Waktu Penyelesaian
QRIS / QR Code mendukung pembayaran mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 10.000.000 per transaksi.
| Jumlah Minimum | Jumlah Maksimum | Pemukiman |
|---|---|---|
| Rp 1.000 | Rp 10.000.000 | H+1, kecuali weekend (Sabtu–Minggu) dan hari libur nasional |
Settlement Time: Mengacu pada waktu yang diperlukan agar dana muncul di saldo akun Brick Anda setelah pelanggan menyelesaikan pembayaran QR Code.
Tipe QR Code
Brick mendukung dua jenis QR Code:
1. Kode QR Dinamis
- Berisi set predefined amount pada saat pembuatan.
- Digunakan untuk sistem tempat penjualan, pembayaran e-niaga, dan penagihan yang sensitif terhadap waktu.
- Hanya dapat digunakan once—kode QR expires after payment or timeout.
- Membutuhkan integrasi API untuk menghasilkan secara real time.
Common reasons to use Dynamic QR Code:
- Mengurangi kesalahan manual
- Mengaktifkan pelacakan pembayaran berbasis pesanan
🚧 QR Code dinamis dihasilkan melalui API saja.
2. Kode QR Statis
- Kode QR yang dapat digunakan kembali yang memungkinkan beberapa pembayaran dengan jumlah bervariasi.
- Pengguna memindai kode yang sama dan memasukkan jumlah pembayaran yang diinginkan.
- Dihasilkan sekali melalui dasbor Brick.
- Kode QR statis tidak pernah kedaluwarsa.
Use cases:
- Sumbangan
- Konter toko fisik
- Pembayaran dengan tujuan umum atau terbuka
Status Transaksi QR Code
Transaksi QR Code melewati beberapa status sepanjang siklus hidupnya:
| Status | Deskripsi |
|---|---|
| PENGOLAHAN | QR Code telah dibuat dan sedang menunggu pembayaran. |
| DIBAYAR | Pelanggan telah menyelesaikan pembayaran. |
| SELESAI | Dana telah berhasil diselesaikan ke akun Brick Anda. |
| KEDALUWARSA | Kode QR kedaluwarsa sebelum pembayaran dilakukan. |
| DIBATALKAN | Setelah transaksi apa pun / QR Code dibatalkan. |
Parameter Informasi Pelanggan
Brick sekarang mendukung objek customerInformation opsional dalam payload permintaan QR Code. Parameter ini memungkinkan klien untuk melampirkan rincian identifikasi pembayar ke transaksi QR Code, sehingga lebih mudah untuk melacak dan memverifikasi siapa yang melakukan pembayaran tertentu.
Struktur Parameter
Code
Deskripsi Lapangan
| Bidang | Ketik | Deskripsi |
|---|---|---|
customerName | string | Nama pelanggan yang melakukan pembayaran QR Code. |
issuerName | string | Nama penerbit atau penyedia pembayaran yang terkait dengan pelanggan |
Kasus Penggunaan
Fitur ini berguna untuk klien yang membutuhkan match and verify which payer a QR Code transaction originated from. Dengan menyertakan customerInformation dalam permintaan, Anda dapat:
- Referensi silang pembayaran QR Code yang masuk dengan database pelanggan Anda sendiri.
- Identifikasi penerbit/penyedia dompet yang digunakan selama pembayaran.
- Meningkatkan akurasi rekonsiliasi di lingkungan multi-pelanggan atau bervolume tinggi.
Contoh Skenario
Sebuah platform memproses pembayaran QR Code atas nama beberapa pengguna akhir. Dengan meneruskan customerInformation, platform dapat menghubungkan setiap pembayaran masuk ke pelanggan tertentu yang memulainya — bahkan sebelum panggilan balik diterima — dan merekonsiliasi catatan dengan lebih andal.
Cara Mengaktifkan Fitur Ini
🔔 This is an optional add-on feature and is not enabled by default.
Jika Anda tertarik untuk menggunakan parameter
customerInformation, silakan contact the Brick Business Team untuk informasi lebih lanjut dan aktivasi.
